Beberapa Penyakit Hamster

Posted on 10 April 2011

0


Hamster Colds/Flu
Flu pada hamster dapat disebabkan oleh suhu kering, oleh karena itu penempatan lokasi kandang sangat mempengaruhi. Gejalanya hamster menderita flu: bersin, hidung basah, nafas berat, dan selalu duduk dengan posisi membungkuk.
Sangat dianjurkan untuk tidak memandikan hamster karena merupakan salah satu sumber flu yang utama. Jangan pernah bermain-main dengan hamster ketika anda sedang flu karena bisa menular ke hamster kesayangan. hamster yang mengidap flu sebaiknya diletakkan pada ruang yang hangat dan tidak kering. Makanan yang lembut (telah dihaluskan) baik untuk hamster yang flu, air minum yang telah diberi sedikit madu juga baik untuknya.

Hamster Wet Tail
Hamster Wet Tail merupakan infeksi bakteri dan dapat menyebabkan diare akut. Stress dan ketidakseimbangan porsi makanan menjadi penyebab utama Hamster Wet Tail. Ssalah satu contoh stress adalah pengaruh ketika hamster dibawa dari toko hewan menuju rumah (perjalanan panjang). Gejala Hamster Wet Tail area anus hamster menjadi lengket dan basah. Hamster yang sakit akan bergerak sedikit sekali dan sama sekali tidak mau makan.
Cairan isotonik dapat diberikan secara oral kepada hamster dan dokter hewan dapat meresepkan antibiotik untuk hamster. Metronidazole POM biasa digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan dengan takaran sesuai anjuran dokter hewan. Suapi hamster anda segera dengan makanan yang telah dihaluskan. Triknya mungkin bisa dengan menambahkan madu untuk menambah nafsu makannya. Kandang hamster yang sakit sebaiknya segera dibersihkan dengan disinfektan / secara menyeluruh.

Hamster Bladder Stones
Gejala hamster yang mengalami Hamster Bladder Stones adalah adanya setitik kecil darah pada urine-nya. Hamster akan merasakan sakit yang luar biasa pada saat kencing dan hamster terlihat lemas. Memberi makan daun dandelion dapat membantu produksi urin dan memaksa batu ginjal keluar dengan sendirinya. Cara lain adalah dengan menambahkan sedikit garam pada minuman atau makanan.

Hamster Diarrhoea
Hamster Diarrhoea merupakan hasil dari pemberian makanan yang tidak benar dan terkadang kombinasi yang salah pada makanan basah dan kering. Makanan yang busuk atau minuman yang kotor juga pemberian makan sayur-sayuran yang berlebihan juga menjadi penyebab. Gejala Hamster Diarrhoea terlihat dari kotorannya (feces) yang berwarna hijau, encer, dan dalam jumlah yang banyak.
Jika hamster anda menderita diare, segera singkirkan semua makanan basah yang ada dan beri makan roti kering dan nasi matang. Pemberian minuman teh chamomile juga disarankan. Kemudian bersihkan kandang dari kotoran hamster 2 kali sehari. Setelah hamster lebih baik, segera disinfek kandang hamsternya.

Hamster Constipation
Hamster constipation mengindikasikan adanya penyumbatan pada saluran pencernaan (sembelit). Ini merupakan akibat dari perilaku hamster yang mengunyah bedding yang kotor atau hamster kurang minum (dehidrasi). Hamster akan menunjukkan tanda-tanda sakit perut dan berhenti makan. Coba tambahkan buah dan sayur seperti kubis atau daun dandelion dalam porsi makanan hamster atau beri satu tetes minyak sayur setiap hari. Ulangi 2 hari sekali. Pastikan hamster mendapat air minum yang bersih.

Hamster’s Rectal Prolapse / Hamster’s Prolapsed Rectum
Untuk yang ini sudah pasti kawan-kawan tahu, ini disebut juga dengan Hernia pada manusia. Gejala turunnya posisi pencernaan hingga terlihat keluar / menjuntai pada anus hamster. Jika terjadi hal ini, sebaiknya hamster dibawa ke dokter hewan untuk dioperasi.

Hamster Diabetes
Diabetes biasa terjadi pada hamster jenis Campble dan sifatnya menurun. Gejalanya: hamster minum secara berlebihan, rontoknya bulu pada area perut dan tangan, pipis berlebihan, waktu tidur yang lebih lama, hamster melakukan olahraga secara berlebihan, hamster kekurangan / kelebihan berat badan secara drastis dan badan hamster gemetar.
Beri diet yang sesuai dengan menyediakan sayur segar seperti wortel, lobak turnip, brokoli, kembang kol dan sedikit telur rebus. Makanan pak yang mengandung fruktosa sebaiknya dihindari.

Hamster Strokes
Ketika hamster terserang penyakit stroke, kepala hamster biasanya akan miring ke satu arah dan hamster berlarian berputar-putar. Stroke biasanya menyerang pada malam hari. Hamster yang terserang stroke mempunyai tingkat harapan hidup yang rendah, walaupun mereka mampu bertahan hidup, mereka akan mengalami ”head tilt” / miring kepala secara permanen.
Namun ”head tilt” ini biasanya terjadi karena adanya infeksi di bagian dalam telinga atau bisa juga terjadi karena infeksi saluran pernapasan. Hamster akan mencoba memiringkan kepalanya ketika berusaha untuk berjalan. Infeksi bakteri ini dapat disembuhkan dengan resep obat dari dokter hewan. Hal lain yang memungkinkan terjadi adalah adanya tumor otak pada hamster. Gejalanya stroke lainnya adalah biasanya hamster akan bersikap normal namun kemudian hamster seperti ”kesurupan” / terhipnotis dengan bersikap diam saja tidak bergeming ketika dikagetkan. Stroke dapat disembuhkan dengan porsi makanan dan minuman yang berimbang dan harus selalu dipantau selama 2 minggu berturut.

Hamster Skin Mites
Skin Mites ini termasuk parasit yang berbahaya bagi hamster. Kutu ini berupa laba-laba kecil yang bersarang di kulit hamster sehingga seakan tidak terlihat sama sekali. Jika kutu kulit ini menyerang salah satu hamster, maka dengan cepat akan menular pada hamster lainnya dalam kandang yang sama. Kutu kulit ini juga dapat tertular dari binatang lainnya seperti anjing atau kucing. Gejala bulu rontok pada hamster biasanya terjadi karena aksi menggaruk yang berlebihan.
Hamster bisa mengatasi kutu ini dibantu dengan spray anti kutu untuk hamster. Segera disinfek kandang hamster dan semprot dengan anti kutu. Jangan menyemprot secara langsung pada hamster, lakukan dengan menggunakan sikat gigi yang kemudian disapukan ke bulu hamster kemudian gunakan tisu kering untuk mengelap bulu hamster. Ikuti petunjuk pada spray anti-kutu.

Hamster Ear Mites / Hamster Ear Mange
Hamster Ear Mites / Hamster Ear Mange dikenal juga sebagai Notoedres. Kutu ini hidup/berkembangbiak disekitar telinga hamster dan bisa menjangkit wilayah muka dan kaki hamster. Hamster Ear Mites ini berkembangbiak dengan cepat pada area yang terinfeksi dan hamster pun mulai merasa terganggu dengan kehadiran kutu ini dan akan menggaruk secara membabi buta. Kulit hamster menjadi rusak, hitam dan menjadi fatal jika terus dibiarkan karena hamster bisa mati mendadak karena aksi menggaruk yang brutal hingga tak sadar mencabik diri sendiri.
Pengobatan dilakukan oleh Vet dengan menyuntik cairan Ivermectin atau memberikan Ivermectin secara oral. Krim / salep juga perlu dioleskan untuk mengurangi rasa gatal dan bakteri yang ada. Kandang hamster perlu dibersihkan lebih sering (3-5 kali seminggu) untuk mencegah supaya Hamster Ear Mites tidak menjangkit hamster lagi.
Untuk Hamster Ear Mange (kudis) aplikasi (dioleskan) secara berhati2 dengan menggunakan olive oil. Minyak lavender, rosemary, tea tree dan bawang putih juga bisa digunakan.

Hamster Cancers / Tumours
Terkadang pada tubuh hamster timbul benjolan-benjolan yang tidak biasa yang semakin besar dari waktu ke waktu. Penanganan dini oleh Vet dapat membantu pencegahan penyebaran sel tumor/kanker. Resiko tumor/kanker muncul ketika hamster beranjak tua.
Beberapa tumor/kanker bisa diobati, walaupun tumor/kanker telah dioperasi masih bisa tumbuh lagi. Operasi yang dilakukan Vet juga terkadang beresiko karena kecilnya ukuran tumor/kanker juga penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat membahayakan hamster. Sayangnya, tumor/kanker juga bisa ditimbulkan karena perkimpoian satu garis keturunan (incest) misalnya: antar anakan, induk dengan anak.
Hamster yang menderita tumor/kanker dapat hidup biasa layaknya hamster normal, yang perlu diperhatikan adalah untuk menyingkirkan segala benda tajam dalam kandang hamster yang dapat mengoyak tumor/kanker. Jika tumor/kanker terkoyak, oleskan minyak lavender/minyak sayur. Pengobatan ini perlu dilakukan untuk mencegah supaya hamster tidak menjilat cairan tumor/kanker dan mencegah supaya tidak terjadi pendarahan.

Hamster’s Cysts
Hamster’s Cysts adalah rongga yang berisi cairan. Terkadang juga berisi udara / materi semi-padat. Hamster’s Cysts dapat membesar dan membuat hamster kesulitan makan.
Hamster’s Cysts dapat diobati oleh Vet dengan menguras isi rongga, walaupun ada kemungkinan Hamster’s Cysts dapat muncul kembali. Jika Hamster’s Cysts terkoyak, obati dengan cara yang sama seperti pengobatan pada tumor/kanker yang terkoyak, yaitu dengan mengoleskan minyak lavender/minyak sayur.

Posted in: Uncategorized